Dataran Merdeka Berselawat 2013
Rabu, 17 Oktober 2012
Sejarah Fiqih Islam, Terjemah Kitab Khulasoh Tarikh Tasyri
Buku ini adalah terjemah dari kitab Khulasoh Tarikh Tasyri. Kitab ini adalah menyajikan secara ringkas tentang evolusi sejarah perkembangan fiqih dari masa ke masa. Mulai Era Rasulullah, Sahabat, Imam Imam Madzhab. Era Taqlid, dan bahkan sampai tasrik tanda tanda kebangkitan kembali
Kitab ini disusun oleh Prof. Dr. Abdul Wahhab Khollaf, salah satu guru besar di Universitas Kairo Mesir.
Khamis, 11 Oktober 2012
Etika Berumah Tangga, Terjemah Kitab Syarah Uqudullujain, Syekh Nawawi bin Umar Al Jawi
Penyusun kitab ini, Syekh Nawawi bin Umar Al Jawi mengatakan, kitab ini sangat penting bagi orang yang menghendaki keharmonisan dalam membina rumah tangga dan keluarga.
Buku ini terdiri dari empat bab. Bab pertama membahas tentang hak hak istri pada suami. Bab kedua membahas hak hak suami pada istri. Bab ketiga tentang keutamaan shalat istri di dalam rumahnya. Bab keempat membahas tentang keharaman seorang lelaki melihat wanita lain yang bukan muhrimnya dan sebaliknya.
Kitab ini memang tidak terlalu tebal, namun keberkahannya luar biasa. Tidak terhitung berapa majelis ilmu yang mengulasnya, serta hampir semua pondok pesantren di Indonesia yang menjadikannya sebagai pelajaran wajib.
79 Macam Shalat Sunnat, Ibadah Para Kekasih Allah, Dilengkapi Tulisan Arab Latin, Amalan, Doa dan Tatacara, Karya Habib Syarief Muhammad Alaydrus
Shalat sunnah adalah shalat yang dianjurkan untuk menambal dan menutupi 'lubang-lubang' dari kelalaian shalat fardhu. Pembaca akan benar-benar dituntun dan ditunjukkan bagaimana cara melaksanakannya dan faedah yang terkandung setelah mendirikan shalat sunnah.
"Tidakkah kalian memperhatikan, jika seorang selesai mengerjakan shalat, maka ia akan mendapat ketenangan dalam jiwanya, beban pikiran pun sirna. Kemudian muncul semangat baru dan kenyamanan." Ibnul-Qayim al-Jauziyah
"Tiada bertaqarrub kepada-Ku seorang hamba dengan suatu amalan yang semisal dengan amalan wajib, selain orang yang berusaha mendekatkan diri kepada-Ku dengan mengerjakan amalan sunnah, sampai Aku mencintainya. Apabila Aku telah mencintainya, Aku menjadi 'kakinya' yang dengan itu ia berjalan, menjadi 'tangannya' yang dengannya ia memegang, menjadi 'lidahnya' yang dengannya ia berbicara, menjadi 'akalnya' yang dengannya ia berpikir. Jika dia meminta kepada-Ku, niscaya Kuperkenankan. Dan bila ia menyeruku, pasti Aku menjawabnya." Hadits Qudsi
Buku ini menjelaskan sangat banyak, bahkan mungkin seluruh shalat sunnaat yang bisa dikerjakan.
Selasa, 9 Oktober 2012
115 Kisah Menakjubkan Dalam Kehidupan Rasulullah Saw
Memetik pelajaran dari sebuah kisah cenderung lebih mengasyikkan dan mudah dicerna daripada mendengarkan pelajaran yang penuh teori. Oleh karenanya, mendidik anak atau pun berdakwah dengan menggunakan (metode) kisah merupakan salah satu cara ampuh dalam menarik minat kaum Muslimin untuk lebih mendekatkan diri dengan agamanya. Cara ini pulalah yang ditempuh oleh Alquran.
Buku ini berisi pengalaman-pengalaman kisah Rasulullah saw., bersumber dari beberapa kitab hadits dan sirah yang diperkaya dengan pelbagai sumber lainnya. Disusun berdasarkan beberapa tema, yaitu:
Kisah-kisah Rasulullah saw. dengan keluarga dan anak-anak
Kisah-kisah Rasulullah saw. dengan para sahabat
Kisah-kisah Rasulullah saw. tentang akhlak terpuji
Kisah-kisah Rasulullah saw, tentang amar ma'ruf nahyi munkar
Kisah-kisah Rasulullah saw. dalam berbagai pertempuran
Kisah-kisah Rasulullah saw. tentang keimanan dan ketakwaan
Kisah-kisah yang ada dalam buku ini menampilkan gambaran yang culup gamblang dan menyuguhkan hikmah-hikmah tersembunyi dalam kehidupan Rasulullah saw yang amat menakjubkan.
Kisah-kisah yang ada dalam buku ini menampilkan gambaran yang culup gamblang dan menyuguhkan hikmah-hikmah tersembunyi dalam kehidupan Rasulullah saw yang amat menakjubkan.
Pemikiran KH. M. Hasyim Asy’ari Tentang Ahlus Sunnah Wal Jamaah
Memahami pandangan KH. M. Hasyim Asy’ari sebagai pendiri sekaligus ideolog NU mengenai Ahlus Sunnah Wal Jamaah berarti memahami orisinalitas gagasan mengenai ideologi Sunni pada komunitas Islam tradisional khususnya kalangan pesantren.
Kajian buku ini memberikan gambaran dan fokus mengenai bagaimana ideologi itu dimaknai oleh KH. M. Hasyim Asy’ari dan komunitasnya di tengah dialektika wacana modernisme dan tradisionalisme Islam di Indonesia pada awal abad ke dua puluh. Studi semacam ini, selain dapat memberikan referensi bagi usaha usaha reaktualisasi ideologi, juga berguna untuk menambah khazanah keilmuan tentang Sunni Partikular, yaitu ekspresi Ahlus Sunnah wal Jamaah pada dimensi ruang dan waktu tertentu. Ia merupakan wujud aktualisasi sekaligus kontekstualisasiAhlus Sunnah Wal Jamaah yang bersinggungan dengan kesejarahan umat Islam.
Langgan:
Catatan (Atom)


