Program Bedah Buku 6 Perkara Asas Memahami Khilafiyyah, di UKM
Dikirim dalam Kitab
| AKIDAH MENURUT AJARAN NABI: Pembahasan Kitab Durus Al-`Aqaid Ad-Diniyyah |
Penulis: Habib Abdurrahman bin Saggaf Assegaf Perkara dasar yang wajib dipercayai dalam ilmu tauhid ialah perkara yang dalilnya atau buktinya cukup terang dan kuat yang terdapat dalam Al-Quran atau hadits yang shahih. Perkara ini tidak boleh dita'wil atau ditukar maknanya yang asli dengan makna yang lain.Penerjemah: Hasan Husein Assegaf Penerbit: Tama Publisher Harga: Rp. 50.000 Tujuan mempelajari ilmu tauhid adalah mengenal Allah dan rasul-Nya dengan dalil-dalil yang pasti dan menetapkan sesuatu yang wajib bagi Allah dari sifat-sifat yang sempurna dan mensucikan Allah dari segala sifat kekurangan dan membenarkan semua rasul-rasul Allah. Sebelum mempelajari ilmu tauhid, seseorang harus mengetahui terlebih dahulu pengertian hukum. Karena dari pemahaman inilah seseorang akan benar dalam memahami pembahasan-pembahasan dalam ilmu ini. Dengan memahami hukum, dengan tiga pembagiannya, yaitu hukum syari’at, hukum adat, dan hukum akal, Anda akan mengetahui secara pasti bahwa alam itu adalah makhluk, karena alam pasti baru. Bukti bahwa alam itu baru adalah alam selalu berubah. Rumusannya, setiap yang berubah pastilah baru. Alam selalu berubah, maka alam adalah baru. Selanjutnya setiap yang baru pastilah membutuhkan kepada yang mengadakannya, karena mustahil ada dengan sendirinya, sebagaimana mustahil ia dapat berubah sendiri tanpa ada yang mengubahnya. Jika demikian halnya, alam adalah makhluk (ciptaan) dan yang menciptakannya itulah Khaliq (Pencipta). Dalam aqidah Islam, Yang Maha Pencipta itu adalah Allah SWT. Untuk meyakini adanya Pencipta, yaitu Allah SWT, minimal kita harus memahami 20 sifat-Nya yang wajib, demikian pula 20 sifat-Nya yang mustahil, agar kita tidak tersesat dan keyakinan kita tidak tergoyahkan oleh pemahaman dan ajaran apa pun. Selanjutnya Anda pun pada akhirnya akan meyakini sepenuhnya bahwa Allah mengutus rasul-rasulnya yang wajib bersifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah. |

| SIRAH MUHAMMAD: Sejak Sebelum Lahir hingga Detik-detik Terakhir Kehidupan Sang Nabi saw |
Penulis: Syekh Shafiyur Rahman Al-Mubarakhfury Penerbit: Abdika Press Harga: Rp 125.000 Allah telah menganugerahkan syafa’at-Nya kepada Nabi Muhammad SAW, mendorong manusia mencintainya, juga menyuruh mereka mengikuti beliau dengan berdasarkan cinta kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman, “Katakanlah (Muhammad), ‘Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni kalian atas dosa-dosa kalian.” (QS Ali Imran: 31). Sejak kedatangan Islam, semua orang muslim berlomba-lomba menampilkan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW. Mereka menyebarluaskan biografi beliau yang sempurna, baik dari segi perkataan, perbuatan, maupun budi pekertinya. Tentang akhlaq Rasulullah SAW ini, Sayyidah Aisyah, istri Nabi SAW, pernah berkata, “Akhlaq Nabi SAW adalah Al-Quran.” Sementara kita tahu, Al-Quran itu sendiri adalah kitab Allah, firman-firman-Nya yang sempurna. Dengan demikian, barang siapa meneladani budi pekerti Rasulullah SAW, dia termasuk orang yang bijak, baik, sempurna, bahkan layak mendapat cinta dari segenap hamba Allah SWT. Cinta yang tinggi kepada Rasulullah SAW adalah power tertinggi bagi seorang muslim dalam membaca kehidupan, yang akan membimbingnya menjadi insan yang mengerti nilai tinggi kemanusiaan dan menempatkan dirinya sebagai manusia seutuhnya, yang mencintai sesamanya, melindungi alam lingkungannya, serta tunduk dan patuh kepada Tuhan-Nya. Untuk melahirkan cinta yang tinggi itu, tentu kita wajib melihat, mengetahui, dan membaca sosok utuh perjalanan hidup Rasulullah SAW, perjalanan hidup manusia sempurna, yang telah meraih predikat insan termulia dan tertinggi derajatnya, dari Yang Maha Memiliki kemuliaan dan ketinggian, karena beliau telah membuktikan dirinya menjadi sosok yang paling menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Pesan Segera! Hubungi bagian Sirkulasi Majalah alKisah Jalan Pramuka Raya No. 410, Jakarta 13120 Telp. 021-856. 2257/ 8590. 0947 Fax: 021-8590.0947 e-mail: online.pustaka@yahoo.com |