Bidadari Bumi – 9 Kisah Wanita Salehah
Bidadari Bumi – 9 Kisah Wanita Salehah
Kisah Hikmah
Bidadari Bumi – 9 Kisah Wanita Salehah
Harga Lama:Rp. 30.000,-
Harga:Rp. 25.000,-
Ingin bertanya? Buku ini berkisah tentang wanita-wanita mulia yang patut dijadikan teladan dalam kehidupan. Terutama bagi wanita muslimah yang di abad ini mengalamai krisis keteladanan wanita-wanita salehah. Kisah-kisah kehidupan yang menyentuh hati, dramatik, mengalir, apa adanya disajikan secara indah dalam buku ini.
Penulis menghadirkan kisah pengalaman suka dukanya selama belajar di kota Tarim – Hadramaut – Yaman, saat ia berjumpa satu persatu dengan tokoh-tokoh yang diceritakannya. Membacanya seolah berhadapan langsung dengan mereka, dan kita serasa ikut serta memetik pelajaran yang sangat berharga
***Makluman untuk Muslimah “Program Bersama Ustazah Halimah(Penulis Buku di atas) di Malaysia” sila rujuk jadual berikut : http://pondokhabib.wordpress.com/2010/09/23/untuk-muslimat-jadual-majlis-bersama-ustazah-halimah-alaydrus/
Dataran Merdeka Berselawat 2013
Khamis, 23 September 2010
Rabu, 23 Jun 2010
Misteri Umur Manusia
Penerbit : Cahaya Ilmu Publisher
Harga : Rp 30.000
Umur manusia memang penuh misteri. Tapi isi buku ini, bisa dijadikan bahan renungan bagi setiap insan tentang perjalanan umur manusia yang diawali sejak diciptakan oleh Allah SWTdalam sulbi Adam As hingga masa kelahiran, kematian dan kehidupan kembali di alam akhirat.
Umur manusia dibagi dalam lima tahapan (fase). Yang mana dalam setiap fasenya manusia mengalami berbagai macam keadaan yang tidak pernah dialaminya pada fase lainnya.
Fase pertama; misteri penciptaan Adam As dan semua keturunannya. Fase kedua, misteri kelahiran hingga datangnya kematian. Fase ketiga, misteri kematian dan alam barzah. Fase keempat, misteri hari ketika dibangkitkan dari kubur hingga antara masuk surga atau neraka. Dan fase kelima;,misteri surga, neraka dan kenikmatan serta berbagai macam kemuliaan yang Allah siapkan untuk para penghuninya.
Semua digambarkan kepada kita tentang berbagai dimensi alam yang pasti akan dilalui oleh setiap insane dalam perjalanan kehidupan, kematian, kebangkitan kelak di alam akhirat yang merupakan terminal terakhir bagi setiap insan yang merupakan ketentuan antara surga dan neraka.
Pesan Segera!
Hubungi bagian Sirkulasi Majalah alKisah
Jalan Pramuka Raya No. 410, Jakarta 13120
Telp. 021-856. 2257/ 8590. 0947
Fax: 021-8590.0947
e-mail: alkisah_online@yahoo.com
Dahsyatnya Sakaratul Maut: Detik-detik perjumpaan manusia dengan malaikat maut ketika akan dicabut nyawanya
Penulis : Dr. Sayyid Aljumaili
Penerbit : Cahaya Ilmu Publisher
Harga : Rp 23.500
Kita semua tahu sakaratul maut adalah sebuah tahapan awal yang pasti dilalui setiap manusia yang akan berpulang ke kampung akhirat. Pada waktu itulah saat-saat paling menakutkan, sehingga para nabi pun merasakan hal yang demikian. Nabi Isa as, berpesan kepada kaumnya agar selalu berdoa untuk memohon diberi keringanan saat menghadapi sakaratul maut.
“Dan akan datang sakaratul maut dengan benar, itulah (kenyataan) yang kamu selalu lari darinya.” (QS. Qaaf:19)
Sayyidatuna Aisyah ra, salah seorang istri Rasullah pernah mengatakan : “Aku tidak lagi menganggap enteng sakaratul maut setelah aku melihat betapa beratnya ketika Rasulullah saw menghadapinya.”
Oleh karena itu hendaknya setiap manusia memperbanyak doa, zikir dan meminta ampun kepada Allah Swt, agar diberi keringanan ketika menghadapi sakaratul maut serta mendapatkan husnul khatimah ketika wafat.
http://majalah-alkisah.com
Penerbit : Cahaya Ilmu Publisher
Harga : Rp 23.500
Kita semua tahu sakaratul maut adalah sebuah tahapan awal yang pasti dilalui setiap manusia yang akan berpulang ke kampung akhirat. Pada waktu itulah saat-saat paling menakutkan, sehingga para nabi pun merasakan hal yang demikian. Nabi Isa as, berpesan kepada kaumnya agar selalu berdoa untuk memohon diberi keringanan saat menghadapi sakaratul maut.
“Dan akan datang sakaratul maut dengan benar, itulah (kenyataan) yang kamu selalu lari darinya.” (QS. Qaaf:19)
Sayyidatuna Aisyah ra, salah seorang istri Rasullah pernah mengatakan : “Aku tidak lagi menganggap enteng sakaratul maut setelah aku melihat betapa beratnya ketika Rasulullah saw menghadapinya.”
Oleh karena itu hendaknya setiap manusia memperbanyak doa, zikir dan meminta ampun kepada Allah Swt, agar diberi keringanan ketika menghadapi sakaratul maut serta mendapatkan husnul khatimah ketika wafat.
http://majalah-alkisah.com
Nasihat Agama dan Wasiat Iman I
Suatu hari, malaikat maut menampakkan diri dan memberi kabar kepada seseorang menjelang ajalnya. Orang itu berkata, ”Wahai malaikat maut, tangguhkan ajalku sebentar saja, agar aku bisa betaubat kepada Tuhanku dan memohon ampun kepada-Nya.”
Maka malaikat maut pun menjawab, “Sudah lama engkau diberi penangguhan dan dipanjangkan umurmu, namun engkau tidak mau bertaubat serta tidak segera kembali ke jalan Tuhanmu hingga detik ini.
Kesempatan hidupmu telah berakhir saat ini dan telah sampai ajalmu, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Allah SWT bagi dirimu. Untuk itu, tidak ada kesempatan lagi bagi adanya penangguhan.”
Demikian drama menjelang ajal seseorang seperti yang dituturkan oleh Habib Abdullah Al-Haddad dalam bukunya yang berjudul asli An-Nashaih Ad-Diniyah wa Al-Washaya Al-Imaniyah.
Menurutnya, sebagian ulama berkata, seandainya manusia memiliki dunia dan seluruh isinya dan memungkinkan baginya untuk membeli satu saat saja dengannya guna bisa menambah panjang usianya atau mengajukan keringanan kepada Tuhannya pada saat yang bersamaan, niscaya telah ia lakukan.
Sesungguhnya sikap lalai dari kepentingan akhirat dan berpaling darinya untuk mengurusi kepentingan dunia serta menyibukkan diri dengannya, penyebabnya adalah panjang angan-angan. Selain itu juga disebabkan oleh keraguan tetang kebenaran keberaadan akhirat.
Buku yang disebut-sebut sebagai ringkasan Ihya Ulumuddin, karya Al-Iman Al-Ghazali, ini sangat mudah dimengerti.
Maka malaikat maut pun menjawab, “Sudah lama engkau diberi penangguhan dan dipanjangkan umurmu, namun engkau tidak mau bertaubat serta tidak segera kembali ke jalan Tuhanmu hingga detik ini.
Kesempatan hidupmu telah berakhir saat ini dan telah sampai ajalmu, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Allah SWT bagi dirimu. Untuk itu, tidak ada kesempatan lagi bagi adanya penangguhan.”
Demikian drama menjelang ajal seseorang seperti yang dituturkan oleh Habib Abdullah Al-Haddad dalam bukunya yang berjudul asli An-Nashaih Ad-Diniyah wa Al-Washaya Al-Imaniyah.
Menurutnya, sebagian ulama berkata, seandainya manusia memiliki dunia dan seluruh isinya dan memungkinkan baginya untuk membeli satu saat saja dengannya guna bisa menambah panjang usianya atau mengajukan keringanan kepada Tuhannya pada saat yang bersamaan, niscaya telah ia lakukan.
Sesungguhnya sikap lalai dari kepentingan akhirat dan berpaling darinya untuk mengurusi kepentingan dunia serta menyibukkan diri dengannya, penyebabnya adalah panjang angan-angan. Selain itu juga disebabkan oleh keraguan tetang kebenaran keberaadan akhirat.
Buku yang disebut-sebut sebagai ringkasan Ihya Ulumuddin, karya Al-Iman Al-Ghazali, ini sangat mudah dimengerti.
Anda Bertanya Salaf Menjawab 1: Jawaban Anak Cucu Nabi Atas Persoalan Yang Anda Hadapi
Penulis : Naufal (Novel) bin Muhammad Alaydrus.
Penerbit : Taman Ilmu
Harga : Rp 30.000
Rasullah Saw berkata : “Ilmu merupakan perbendaharaan, kuncinya adalah bertanya, karena itu bertanyalah, semoga Allah melimpahkan rahmat kepada kalian. Sehubungan dengan masalah ilmu ini, ada empat orang yang memperoleh pahala, yaitu : orang yang bertanya, orang yang mengajarkan, orang yang mendengarkan dan orang yang mencintai ketiga-tiganya. “(HR Abu Nu’aim dari Sayyidina Ali KWH)
Maka sangat bijaksana bila kita membaca buku ini, karena isinya mencakup berbagai persoalan Islam, Iman dan Ihsan. Mulai dari etika dan tata cara salat berjamah,
Apa itu alam barzahk, surga, neraka hingga bid’ah. Bahkan hubungan dengan tetangga hingga bagaimana adab kita berdoa, semuanya dijawab oleh Salaf atau para ulama terdahulu yang berakidah Ahlussunah Wal Jama’ah dan nasabnya bersambung kepada Nabi Muhammad Saw. Seperti Sayid Abdullah bin Abu Bakar Al-Aidarus, Sayid Abdullah bin Alwi Al-Haddad hingga Sayid Thaha bin Umar Ash-Shofi Assaqqaf dan Sayid Zen bin Ibrahim bin Sumaith. Pembahasan mereka sangat unik dan logis. Ini menunjukkan kedalam ilmu dan keluasaan wawasan mereka.
Dzikir Kaum Sholihin: Amalan Sepanjang Hari
Ingat, hanya dengan berdzikir kepada Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d : 28)
Buku mungil ini berisi kumpulan doa, dzikir dan hizb untuk berbagai kegiatan ibadah sepanjang hari. Mulai dari manusia bangun dari tidurnya, sampai ia bersiap-siap untuk kembali tidur. Dari berbagai macam solawat sampai berbagai istighfar, wirid Habib Ali Habsy, Ratib Al-Haddad hingga berbagai doa dari Nabi Saw, sahabat dan kaum sholihin ra.
Dengan bentuk bukunya yang kecil dan bisa dibawa kemana-mana, buku ini Insya Allah dapat membantu menghadirkan Allah dalam keseharian kita. Membuat kita sadar bahwa Allah selalu mengawasi kita, dan menjadi asas yang kokoh untuk semua niat dan perilaku kita.
Pesan Segera!
Hubungi bagian Sirkulasi Majalah alKisah
Jalan Pramuka Raya No. 410, Jakarta 13120
Telp. 021-856. 2257/ 8590. 0947
Fax: 021-8590.0947
e-mail: alkisah_online@yahoo.com
Buku mungil ini berisi kumpulan doa, dzikir dan hizb untuk berbagai kegiatan ibadah sepanjang hari. Mulai dari manusia bangun dari tidurnya, sampai ia bersiap-siap untuk kembali tidur. Dari berbagai macam solawat sampai berbagai istighfar, wirid Habib Ali Habsy, Ratib Al-Haddad hingga berbagai doa dari Nabi Saw, sahabat dan kaum sholihin ra.
Dengan bentuk bukunya yang kecil dan bisa dibawa kemana-mana, buku ini Insya Allah dapat membantu menghadirkan Allah dalam keseharian kita. Membuat kita sadar bahwa Allah selalu mengawasi kita, dan menjadi asas yang kokoh untuk semua niat dan perilaku kita.
Pesan Segera!
Hubungi bagian Sirkulasi Majalah alKisah
Jalan Pramuka Raya No. 410, Jakarta 13120
Telp. 021-856. 2257/ 8590. 0947
Fax: 021-8590.0947
e-mail: alkisah_online@yahoo.com
Mana Dalilnya 1: Seputar Permasalahan Ziarah Kubur, Tawassul, Tahlil
Mana dalilnya, sebuah pertanyaan yang sering kali kita ajukan ketika mendengar, membaca atau melihat sebuah kegiatan keagamaan yang berada di tengah-tengah masyarakat.
Buku ini menyajikan kepada Anda sebuah jawaban atas pertanyaan tersebut.
Dalam buku ini penulis mengajak pembaca untuk menyelami kedalaman makna Al-Qur’an, Hadits, dan pemikiran para ulama untuk memperluas wawasan berpikir Anda. Sehingga, dengan membaca buku ini Insya Allah, Anda tidak akan lagi terlibat dalam pedebatan yang menjemukan dan tidak bermanfaat
Langgan:
Catatan (Atom)




